By signing up, I agree to Belitung.net's Terms of Service, Privacy Policy, Guest Refund Policy, and Host Guarantee Terms.

By signing up, I agree to Belitung.net's Terms of Service, Privacy Policy, Guest Refund Policy, and Host Guarantee Terms.

Already a Belitung.net member?

Forgot password?

Don't have an account?

Don't have an account?

Don't have an account? Sign up

Jaran Kepang

Jaran Kepang

Wisata budaya yang satu ini tidak boleh Anda lewatkan saat berkunjung ke Malang, Jawa Timur. Tarian yang sudah menjadi identitas Provinsi Jawa Timur ini memang memiliki pesona dan daya tarik yang selalu menyihir penonton. Bukan hanya pada gerak tarinya, tapi pertunjukkan kesurupan dari pemainnya selalu ditunggu-tunggu penonton.

Keunikan Jaran Kepang

  • Khas Jatim
  • Sarat kisah
  • Gerakan dinamis
  • Atraksi mistis

Tarian Jaran Kepang atau juga disebut Kuda Luming atau Jathilan ini merupakan keseian tradisional dari Jawa Timur yang menampilkan kuda buatan dari bambu atau dari bahan lain yang di anyam dan dibentuk sedemikian rupa hingga menyerupai kuda. Tak lupa juga anyaman kuda ini dihiasi dengan berbagai hiasan dan juga cat aneka warna.Tentu dalam tarian Jarang kepang ini juga ada pemain atau penari yang akan memainkan kuda buatan tadi. Gerakan yang ditunjukkan para penari Jarang Kepang ini terbilang dinamis, ritmis dan agresif, bahkan ada beberapa gerak yang dianggap agak mengerikan. Namun demikian secara keseluruhan gerak tari yang ditampilkan selalu membuat penonton penasaran dan terkagagum-kagum.

Tarian yang dibawakan oleh seorang wanita dengan dandanan yang cantik dan lembut ini sendiri memiliki semangat kepahlawanan (heroisme). Hal ini dikarenakan berdasarkan beberapa cerita yang ada diyakini tari Jarang Kepang ini menggambarkan peperangan para pahlawan pada masa penjajahan melawan kolonial Belanda. Bahkan kuda yang dibawakan para penari ini diigerakkan layaknya sedang berperang melawan musuh. Meski sebenarnya tak ada catatan tertulis yang menjelaskan riawayat tarian ini, namun kisah secara verbal tentang tari Jaran kepang ini sangat melekat dan terus menurun dari satu generasi ke generasi berikutnya.

NEXT PAGE >>

Bromo Tour Package Rp 2,260,000/person @ Horrison Ultima Malang Hotel

Untuk group 4 peserta, Paket Wisata Bromo Adventure termasuk tour sehari penuh, hotel Horrison Ultima Malang makan pagi siang malam, pemandu wisata, kendaraan sesuai itinerary tour, minuman dan makanan ringan. Pilih durasi tour 2D 1N, 3D 2N, 4D 3N atau 5D 4N. Harga dihitung berdasarkan group 4 peserta, silahkan mudifikasi jumlah peserta dewasa dan anak untuk menghitung harga.

Advertise with us ?   Click Here

Near by destination

Wendit

DISTANCE7 km VIEW MORE

 

Meski berlokasi yang terbilang lumayan jauh dari Kota Malang atau Kota Batu, tapi wisata ini tidak bisa dianggap remeh. Bahkan karena sudah legendaris, wisata ini jadi destinasi yang selalu melekat di hati masyarakat. Obyek wisata yang berada di Desa Wendit Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Jawa ...

Candi Singosari

DISTANCE11 km VIEW MORE

 

Liburan untuk tujuan wisata tentu tak harus melulu ke tempat-tempat yang mainstream seperti pantai, gunung atau pemandian. Namun wisata alternatif seperti ke tempat-tempat bersejarah juga bisa menjadi salah satu tujuan berwisata. Nah di Malang, Anda dapat menjumpai wisata alternatif sejarah yang men ...

Jatim Park

DISTANCE18 km VIEW MORE

 

Bagi Anda yang ingin berwisata seperti layaknya Disney Land atau Dufan di Jawa Timur maka Anda bisa mengunjungi Jawa Timur Park. Dengan beragam wahana permainan dan ilmu pengetahuan yang ada maka akan membuat liburan Anda dan keluarga semakin seru dan menyenangkan. ...

<< PREV PAGE

Things To Do @ Jaran Kepang

  • Menonton pertunjukan
  • Adat istiadat dan tradisi
  • Mempelajari sejarah
  • Hunting fotography

Riwayat dan Asal Usul

Bagi masyarakat Jawa Timur di sisi timur, Jaran kepang ini diyakini merepresentasikan kisah adipati atau raja-raja kecil yang saling berperang untuk meluaskan wilayahnya. Hal ini tercermin seperti pada kisah pemberontakan rakyat Malang, Lumajang, Surabaya dan Pasuruan dalam melawan Sultan Agung dari Mataram atau cerita peperangan antara Turyanpadha dengan Tuksari. Beda lagi bagi masyarakat Jawa Timur sebelah barat (Kediri, Tulungagung, Blitar, Pacitan, Trenggalek dan Ponorogo), tari Jaran Kepang ini dipercaya terpengaruh cerita wadyabala Prabu Kelana Sewandana dari Kedhiri melawan Singo Barong raja dari Kraton Bandarangin atau juga kisah pembangkang adipati di Ponorogo pada Prabu Kertabhumi, Raja Majapahit.

Bagi masyarakat lainnya, tari Jarang Kepang dianggap mewakili kisah pasukan berkuda Pangeran Diponegoro dalam menghadapi penjajah Belanda. Ada juga yang meyakini bahwa tari Jaran Kepang ini menjelaskan kisah perjuangan Raden Patah yang dibantu oleh Sunan Kalijaga melawan penjajah Belanda. Versi lain juga mengatakan bahwa tarian ini sejatinya adalah bentuk latihan pasukan perang Mataram yang dipimpin Sultan Hamengku Buwono I untuk melawan tentara Belanda.

  • Capital City
  • Airport
  • Wendit
  • Candi Singosari
  • Jatim Park

Sisi Unik Pertunjukan

Pertunjukan Jaran Kepang ini memang bukan sekedar seni tari belaka. Sebab, di sini Anda juga akan bisa menyaksikan unsur mistik dan supranatural. Sebelum tarian saja, seorang pawang hujan sudah melakukan ritual pembacaan doa supaya cuaca tetap cerah. Setelah pawang hujan, ada juga seorang datuk atau gambuh yang semakin membuat pertunjukan ini makin seru dengan membuat pemain Jaran kepang kesurupan. Inilah momen yang paling sering dinanti-nanti oleh wisatawan. Gabuh atau datuk tadi akan melakukan cambukan satu kali yang langsung membuat para pemain roboh dan kesurupan. Para pemain Jaran Kepang ini diyakini kemasukan roh yang membuat dirinya tidak sadar dan bertingkah seperti hewan kuda, macan bahkan monyet. Dalam atraksi kesurupan itu tak jarang ada pemain Jarang kepang yang makan beling atau ayam hidup.

Pertunjukan

Dalam pertunjukan ini terdapat 4 fragmen yang terdiri dari 2 kali Tari Buto Lawas, Tari Senterewe, dan Tari Begon Putri. Pada fragmen tari Buto Lawas, pemain yang tampil adalah 4-6 dari kaum pria. Nantinya beberapa penari muda akan menunggangi kuda anyaman bambu dan berlenggak-lenggok mengikuti alunan musik. Dalam tarian ini dilakukan juga penatunan sajak-sajak untuk mengiringi tarian. Umumnya sajak-sajak ini berisi imbauan agar manusia selalu ingat pada Sang Pencipta dan juga senantiasa melakukan perbuatan baik.

Peralatan dan Perlengkapan

Selain kuda dari anyaman bambu, beberapa peralatan yang digunakan dalam tari Jaran Kepang ini yaitu dupa, beberapa kue pasar, satu sisir pisang raja, buceng yang isinya ayam panggang jantan dan satu buah kelapa. Selanjutnya ada bunga kenanga, kembang kantil, Kinangan yang berupa daun sirih, gambir, kapur, tembakau yang dilumatkan jadi satu dan juga ulung-ulung berupa seekor ayam jantan yang sehat. Bahan-bahan ini nantinya akan digunakan untuk tradisi supranatural atau yang berbau mistis. Sementara itu alat musik yang digunakan antara lain gamelan, kenong, kendang , gong, dan seruling dengan bunyi melengking (slompret).

<< PREV PAGE NEXT PAGE >>

Guests Review 0 reviews  

Jaran KepangKota Malang

Click star to rate Jaran Kepang

Rate
  • 0

Judul Comment

Write your comment

Email

Name

Security Code

Refresh

Upload photo (Optional)

 

Bantuan Paket Wisata ?

Tour Advisor dengan senang hati akan membantu anda. Telpon tersedia pada hari kerja jam 09.00-18.00 (GMT+7)

+62 21 2708 1082
Search Forum

27,157 wisatawan

dalam 2,733 trip

telah berlibur ke Belitung dengan Paket Wisata kami. Ayo ikutan !

Advertise with us ?   Click Here

Testimony

  • Waahh ini jd Dbest vacation of this year dehhhh buat gw,trip ini sbenernya untuk memperingati wedding anniversary kami tgl 02112010 kemarin;) makanya ditega2in pergi ber2 aja ngga bawa anak2..hikss sedih jg, tapi ternyata ...Ruaarr biasa pemandangan yg kita liat di pulau belitung ini..pulau & pantai2 nya kereeeennn bangettts, thanks alot sama mas andi dari belitungisland.com yg jadi guide kita, wuihh top banget deh guide kt ini kami bs dapetin foto2 keren walau cuma modal pocket camera doang ;)

    nisafaher Indonesia, Jakarta 5 Nov 2010
  • Kami sekeluarga sangat senang berlibur di Belitung,sebagai obat mencairkan ketegangan atau kejenuhan. Namun saat sampai di Belitung, belum mujur, hujan terus mengguyur, baru hari ketiga reda, hingga hasil pemotretan kurang bagus. Kebetulan suami saya, mempunyai hobi ngeblog hingga photo yg ada banyak kurang bagus untuk ditampilkan diblog-nya. Untuk itu, mohon kiranya minta dikirim photo dlm bentuk zip. Blog baru suami saya di http:// kemolekanalamindonesia. blogspot.com. Salam,

    Iskandriasti Indonesia, Jakarta 29 Jun 2011
  • Ga nyesel berlibur ke Belitong. Pasir putih, air jernih, makanan enak dan suasana yang sangat ngangeni. Kami sangat beruntung... Saat tiba di pulau Pasir pas kosong alias ga ada orang satu pun !! Jadilah kami Saudagar pemilik pulau Pasir... (^_^)/

    Anna Indonesia, Jakarta 9 May 2013
  • Tempat yg sangat indah,masih perawan...cocok utk liburan dan melepaskan diri dari kebisingan dan rutinitas jakarta.Ditambah dg pemilihan tour guide yg amat pas,cocok utk usia kami. tks belitungisland.com.tks pak Gito.terus maju.

    nana ernawati dkk Indonesia, Jakarta 20 Jun 2011
  • Pada kunjungan pertama belum mendapat kesempatan untuk berkayak dari pantai Tanjung Kelayang ke batu garuda, tapi kali ini kami berempat berhasil mencapai Batu Garuda.. fun! thanks to BIC

    SR Kristiawan Indonesia, Jakarta 11 May 2012

Airline Partners

Our Corporate Customers